Modem Internal Adalah Modem Yang Langsung Terpasang Ke

Posted on

Modem Internal Adalah Modem Yang Langsung Terpasang Ke


bantu isi, ga paham lumayan point ny Mapel : TIK Kelas : 8 NOTE : Isi smua jdikan jawaban tercedas dan ga ngasal, klo ada yang ga kebaca bilang (ga te …

rima candaan​)


bantu isi, ga paham lumayan point nyMapel : TIKKelas : 8NOTE : Isi smua jdikan jawaban tercedas dan ga ngasal, klo ada yang ga kebaca bilang​


532.54.21 jam. berapa hari​


jelaskan bagaimana langkah-langkah membuat dan menyimpan data ​


Bagaimana cara menyimpan gambar di internet?​


Sebutkan fungsi dari ikon control window berikut. ​


Jabarkan penggunaan scientific computing dalam mengatasi pemodelan aerodinamis!


apa saja ciri sebuah jaringan menggunakan transmisi kabel ​


TOLONG AKUU YAA PLEASE..ini soal informatika kelas 7 SMP..1.Ketika melakukan sebuah dekomposisi, sampai tahap berapa kalikah seharusnya sebuah masalah …

kompleks di pecah? Berikan penjelesan.2.Jika kamu diminta untuk membuat program untuk meningkatkan nilai ujian UAN di sekolah kamu, buatlah langkah – langkah dekomposisi untuk menyusun program tersebut.TERIMAKSIH YANG SUDAH MENJAWAB PERTANYAAN SAYA..​


jelaskan cara kerja mesin mealy


Sebutkan fungsi dari ikon control window berikut. ​


Jabarkan penggunaan scientific computing dalam mengatasi pemodelan aerodinamis!


apa saja ciri sebuah jaringan menggunakan transmisi kabel ​


TOLONG AKUU YAA PLEASE..ini soal informatika kelas 7 SMP..1.Ketika melakukan sebuah dekomposisi, sampai tahap berapa kalikah seharusnya sebuah masalah …

kompleks di pecah? Berikan penjelesan.2.Jika kamu diminta untuk membuat program untuk meningkatkan nilai ujian UAN di sekolah kamu, buatlah langkah – langkah dekomposisi untuk menyusun program tersebut.TERIMAKSIH YANG SUDAH MENJAWAB PERTANYAAN SAYA..​


jelaskan cara kerja mesin mealy


Jelaskan hubungan mendasar antara mengisi CD/DVD dengan perintah Close session! Tolong jawab


pengertian dari sk pelajaran TIK​


a Hasil Pencarian dan Pemilahan Informasi b Langkah с Keyword Jumlah Hasil Link​ bantu jawab dong kakk!!!! ​


perhatikan operasi stack berikut!i) push(3)ii) push(5)iii) push(3)iv) pop(3)v) push(7)vi) push(1)Hasil operasi stack di atas jika diurutkan paling awa …

l adalah …. a. 3 5 7 1 b. 3 5 3 7 1 c. 3 5 3 3 7 1 d. 3 5 0 7 1tolong pls….​


Perhatikan pernyataan berikut ini 1.algoritma yang cepat dan efisien 2.setiap iterasi menyediakan kandidat untuk solusi yang baik 3.terdiri dari banya …

k solusi prospektif yang dimunculkan sekaligus 4.terdiri dua himpunan terpisah Berdasarkan pernyataan diatas algoritma genetik dapat digunakan untuk menyelesaikan sejumlah kasus karena kelebihan dan tunjukkan pada nomor a. 1 dn 3b. 2 dn 4c. 1,2,dan 3 d.2,3,dan 4​

Wi-Fi
(, juga ditulis Wifi atau WiFi) adalah sebuah teknologi yang memanfaatkan peralatan elektronik untuk bertukar data secara nirkabel (menggunakan gelombang radio) melalui sebuah jaringan komputer, termasuk koneksi Internet berkecepatan tinggi. Wi-Fi Alliance mendefinisikan Wi-Fi sebagai “produk jaringan area lokal nirkabel (WLAN) apapun yang didasarkan pada standar Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) 802.11”.[1] Meski begitu, karena kebanyakan WLAN zaman sekarang didasarkan pada standar tersebut, istilah “Wi-Fi” dipakai dalam bahasa Inggris umum sebagai sinonim “WLAN”.

Modem khusus yang dirancang untuk tv kabel adalah brainly

Wi-Fi

Logo Wi-Fi Alliance

Diperkenalkan21 September 1998; 23 tahun lalu
 (1998-09-21)Perangkat keras yang kompektibelKomputer pribadi, konsol permainan, televisi, pencetak, ponsel

Sebuah alat yang dapat memakai Wi-Fi (seperti komputer pribadi, konsol permainan video, telepon pintar, tablet, atau pemutar audio digital) dapat terhubung dengan sumber jaringan seperti Internet melalui sebuah titik akses jaringan nirkabel. Titik akses (atau hotspot) seperti itu mempunyai jangkauan sekitar 20 meter (65 kaki) di dalam ruangan dan lebih luas lagi di luar ruangan. Cakupan hotspot dapat mencakup wilayah seluas kamar dengan dinding yang memblokir gelombang radio atau beberapa mil persegi — ini bisa dilakukan dengan memakai beberapa titik akses yang saling tumpang tindih.

“Wi-Fi” adalah merek dagang Wi-Fi Alliance dan nama merek untuk produk-produk yang memakai keluarga standar IEEE 802.11. Hanya produk-produk Wi-Fi yang menyelesaikan uji coba sertifikasi interoperabilitas Wi-Fi Alliance yang boleh memakai nama dan merek dagang “Wi-Fi CERTIFIED”.

Wi-Fi mempunyai sejarah keamanan yang berubah-ubah. Sistem enkripsi pertamanya, WEP, terbukti mudah ditembus. Protokol berkualitas lebih tinggi lagi, WPA dan WPA2, kemudian ditambahkan. Tetapi, sebuah fitur opsional yang ditambahkan tahun 2007 bernama Wi-Fi Protected Setup (WPS), memiliki celah yang memungkinkan penyerang mendapatkan kata sandi WPA atau WPA2 router dari jarak jauh dalam beberapa jam saja.[2] Sejumlah perusahaan menyarankan untuk mematikan fitur WPS. Wi-Fi Alliance sejak itu memperbarui rencana pengujian dan program sertifikasinya untuk menjamin semua peralatan yang baru disertifikasi kebal dari serangan AP PIN yang keras.

Sejarah teknologi 802.11 berawal pada putusan Komisi Komunikasi Federal AS tahun 1985 yang merilis pita GSM untuk pemakaian tanpa lisensi.[3] Pada tahun 1991, NCR Corporation bersama AT&T menemukan pendahulu 802.11 yang ditujukan untuk sistem kasir. Produk-produk nirkabel pertama berada di bawah nama WaveLAN.

Vic Hayes dijuluki “Bapak Wi-Fi”. Ia terlibat dalam perancangan standar pertama IEEE.[4][5]

Sejumlah besar paten oleh banyak perusahaan memakai standar 802.11.[6] Pada tahun 1992 dan 1996, organisasi Australia CSIRO mendapatkan paten untuk sebuah metode yang kelak dipakai di Wi-Fi untuk menghapus gangguan sinyal.[7] Pada bulan April 2009, 14 perusahaan teknologi setuju membayar $250 juta kepada CSIRO karena melanggar paten-paten mereka.[8] Ini mendorong Wi-Fi disebut-sebut sebagai temuan Australia,[9] meski hal ini telah menjadi topik sejumlah kontroversi.[10][11] CSIRO memenangkan gugatan senilai $220 juta atas pelanggaran paten Wi-Fi tahun 2012 yang meminta firma-firma global di Amerika Serikat membayar hak lisensi kepada CSIRO senilai $1 miliar.[8][12][13]

Tahun 1999, Wi-Fi Alliance dibentuk sebagai sebuah asosiasi dagang untuk memegang merek dagang Wi-Fi yang digunakan oleh banyak produk.[14]

Nama

Istilah Wi-Fi, pertama dipakai secara komersial pada bulan Agustus 1999,[15] dicetuskan oleh sebuah firma konsultasi merek bernama Interbrand Corporation. Wi-Fi Alliance mempekerjakan Interbrand untuk menentukan nama yang “lebih mudah diucapkan daripada ‘IEEE 802.11b Direct Sequence’”.[16][17][18] Belanger juga mengatakan bahwa Interbrand menciptakan Wi-Fi sebagai plesetan dari Hi-Fi (high fidelity); mereka juga merancang logo Wi-Fi.

Wi-Fi Alliance membuat slogan iklan asal-asalan “The Standard for Wireless Fidelity” dan sempat menggunakannya sesaat setelah merek Wi-Fi diciptakan. Karena slogan tersebut, orang-orang salah mengira bahwa Wi-Fi merupakan singkatan dari “Wireless Fidelity” meski kenyataannya bukan.[16][19][20]

Logo yin-yang Wi-Fi menandakan sertifikasi interoperabilitas suatu produk.[19]

Teknologi non-Wi-Fi yang dibutuhkan untuk titik-titk tetap seperti Motorola Canopy biasanya disebut nirkabel tetap. Teknologi nirkabel alternatif meliputi standar telepon genggam seperti 2G, 3G, atau 4G.

Sertifikasi Wi-Fi

IEEE tidak menguji peralatan untuk memenuhi standar mereka. Badan nirlaba Wi-Fi Alliance didirikan tahun 1999 untuk mengisi celah ini — untuk menetapkan dan mendorong standar interoperabilitas dan kompatibilitas mundur, serta mempromosikan teknologi jaringan area lokal nirkabel. Hingga 2010[update], Wi-Fi Alliance terdiri dari lebih dari 375 perusahaan di seluruh dunia.[21][22] Wi-Fi Alliance mendorong pemakaian merek Wi-Fi kepada teknologi yang didasarkan pada standar IEEE 802.11 dari Institute of Electrical and Electronics Engineers. Ini meliputi koneksi jaringan area lokal nirkabel (WLAN), konektivitas alat-ke-alat (seperti Wi-Fi Peer to Peer atau Wi-Fi Direct), jaringan area pribadi (PAN), jaringan area lokal (LAN), dan bahkan sejumlah koneksi jaringan area luas (WAN) terbatas. Perusahaan manufaktur dengan keanggotaan Wi-Fi Alliance, yang produknya berhasil melewati proses sertifikasi, berhak menandai produk tersebut dengan logo Wi-Fi.

Secara spesifik, proses sertifikasi memerlukan pemenuhan standar radio IEEE 802.11, standdar keamanan WPA dan WPA2, dan standar autentikasi EAP. Sertifikasi opsionalnya meliputi pengujian standar draf IEEE 802.11, interaksi dengan teknologi telepon seluler pada peralatan konvergen, dan fitur-fitur keamanan, multimedia, dan penghematan tenaga.[23]

Tidak semua peralatan Wi-Fi dikirim untuk mendapatkan sertifikasi. Kurangnya sertifikasi Wi-Fi tidak berarti bahwa sebuah alat tidak kompatibel dengan alat Wi-Fi lainnya. Jika alat tersebut memenuhi syarat atau setengah kompatibel, Wi-Fi Alliance tidak perlu berkomentar terhadap penyebutannya sebagai sebuah alat Wi-Fi,[butuh rujukan]
meskipun secara teknis hanya alat yang bersertifikasi yang disetujui. Istilah seperti Super Wi-Fi, yang dicetuskan oleh Komisi Komunikasi Federal (FCC) AS untuk mendeskripsikan rencana jaringan pita TV UHF di Amerika Serikat, dapat disetujui atau tidak.

Logo sinyal Wi-Fi

Agar terhubung dengan LAN Wi-Fi, sebuah komputer perlu dilengkapi dengan pengontrol antarmuka jaringan nirkabel. Gabungan komputer dan pengontrol antarmuka disebut stasiun. Semua stasiun berbagi satu saluran komunikasi frekuensi radio. Transmisi di saluran ini diterima oleh semua stasiun yang berada dalam jangkauan. Perangkat keras tidak memberitahu pengguna bahwa transmisi berhasil diterima dan ini disebut mekanisme pengiriman terbaik. Sebuah gelombang pengangkut dipakai untuk mengirim data dalam bentuk paket, disebut “bingkai Eternet”. Setiap stasiun terus terhubung dengan saluran komunikasi frekuensi radio untuk mengambil transmisi yang tersedia.

Baca Juga:  Kerjasama Antara Negara Asean Dalam Bidang Olahraga Adalah Dengan Diadakannya

Akses Internet

Sebuah alat Wi-Fi dapat terhubung ke Internet ketika berada dalam jangkauan sebuah jaringan nirkabel yang terhubung ke Internet. Cakupan satu titik akses atau lebih (interkoneksi) — disebut hotspot — dapat mencakup wilayah seluas beberapa kamar hingga beberapa mil persegi. Cakupan di wilayah yang lebih luas membutuhkan beberapa titik akses dengan cakupan yang saling tumpang tindih. Teknologi Wi-Fi umum luar ruangan berhasil diterapkan dalam jaringan mesh nirkabel di London, Britania Raya.

Wi-Fi menyediakan layanan di rumah pribadi, jalanan besar dan pertokoan, serta ruang publik melalui hotspot Wi-Fi yang dipasang gratis atau berbayar. Organisasi dan bisnis, seperti bandara, hotel, dan restoran, biasanya menyediakan hotspot gratis untuk menarik pengunjung. Pengguna yang antusias atau otoritas yang ingin memberi layanan atau bahkan mempromosikan bisnis di tempat-tempat tertentu kadang menyediakan akses Wi-Fi gratis.

Router yang melibatkan modem jalur pelanggan digital atau modem kabel dan titik akses WI-Fi, biasanya dipasang di rumah dan bangunan lain, menyediakan akses Internet dan antarjaringan ke semua peralatan yang terhubung dengan router secara nirkabel atau kabel. Dengan kemunculan MiFi dan WiBro (router Wi-Fi portabel), pengguna bisa dengan mudah membuat hotspot Wi-Fi-nya sendiri yang terhubung ke Internet melalui jaringan seluler. Sekarang, peralatan Android, Bada, iOS (iPhone), dan Symbian mampu menciptakan koneksi nirkabel.[24] Wi-Fi juga menghubungkan tempat-tempat yang biasanya tidak punya akses jaringan, seperti dapur dan rumah kebun.

Wi-Fi kota

Titik akses Wi-Fi terbuka

Pada awal 2000-an, banyak kota di seluruh dunia mengumumkan rencana membangun jaringan Wi-Fi sekota. Contoh usaha yang berhasil yaitu Mysore pada tahun 2004 menjadi kota Wi-Fi pertama di India dan kedua di dunia setelah Jerusalem. Perusahaan WiFiyNet mendirikan beberapa hotspot di Mysore, yang mencakup seluruh kota dan desa-desa sekitarnya.[25]

Tahun 2005, Sunnyvale, California, menjadi kota pertama di Amerika Serikat yang menyediakan Wi-Fi gratis dengan cakupan satu kota,[26] dan Minneapolis memperoleh penghasilan $1,2 juta per tahunnya untuk penyedia jasanya.[27]

Pada bulan Mei 2010, Wali kota London, Britania Raya, Boris Johnson berjanji akan membangun jaringan Wi-Fi yang mencakup seluruh London tahun 2012.[28] Sejumlah borough, termasuk Westminster dan Islington[29][30] sudah memiliki cakupan Wi-Fi terbuka yang luas.

Para pejabat di ibu kota Korea Selatan, Seoul, berusaha menyediakan akses Internet gratis di lebih dari 10.000 lokasi di seluruh kota, termasuk ruang terbuka publik, jalan utama, dan kawasan permukiman padat penduduk. Seoul akan menyerahkan pengoperasiannya kepada KT, LG Telecom dan SK Telecom. Perusahaan-perusahaan tersebut akan menginvestasikan $44 juta untuk proyek ini, yang akan rampung tahun 2015.[31]

Wi-Fi kampus

Banyak kampus tradisional di Amerika Serikat memiliki cakupan Internet Wi-Fi nirkabel yang setengah-setengah. Carnegie Mellon University membangun jaringan Internet sekampus pertama bernama Wireless Andrew di kampus Pittsburgh-nya tahun 1993 sebelum merek Wi-Fi muncul.[32][33][34]

Pada tahun 2000, Drexel University di Philadelphia menjadi universitas besar pertama di Amerika Serikat yang memiliki akses Internet nirkabel di seluruh kampusnya.[35]

Komunikasi langsung antarkomputer

Wi-Fi juga memungkinkan komunikasi langsung dari satu komputer ke komputer lain tanpa melalui titik akses. Ini disebut transmisi Wi-Fi ad hoc. Mode jaringan ad hoc nirkabel ini dipopulerkan oleh konsol permainan genggam multipemain, seperti Nintendo DS, Playstation Portable, kamera digital, dan peralatan elektronik konsumen lainnya. Sejumlah alat juga dapat berbagi koneksi Internetnya menggunakan ad-hoc, menjadi hotspot atau “router virtual”.[36]

Sama halnya, Wi-Fi Alliance mempromosikan sebuah spesifikasi bernama Wi-Fi Direct untuk transfer berkas dan berbagi media melalui metodologi pencarian dan keamanan yang abru.[37] Wi-Fi Direct diluncurkan bulan Oktober 2010.[38]

Wi-Fi
dirancang berdasarkan spesifikasi IEEE 802.11. Sekarang ini ada empat variasi dari 802.11, yaitu:

  • 802.11a
  • 802.11b
  • 802.11g
  • 802.11n

Spesifikasi b merupakan produk pertama Wi-Fi. Variasi g dan n merupakan salah satu produk yang memiliki penjualan terbanyak pada 2005.

Spesifikasi Wi-Fi

Spesifikasi Kecepatan Frekuensi
Band
Cocok
dengan
802.11b 11 Mb/s ~2.4 GHz b
802.11a 54 Mb/s ~5 GHz a
802.11g 54 Mb/s ~2.4 GHz b, g
802.11n 100 Mb/s ~2.4 GHz b, g, n

Di banyak bagian dunia, frekuensi yang digunakan oleh Wi-Fi, pengguna tidak diperlukan untuk mendapatkan izin dari pengatur lokal (misal, Komisi Komunikasi Federal di A.S.). 802.11a menggunakan frekuensi yang lebih tinggi dan oleh sebab itu daya jangkaunya lebih sempit, lainnya sama.

Versi Wi-Fi yang paling luas dalam pasaran AS sekarang ini (berdasarkan dalam IEEE 802.11b/g) beroperasi pada 2.400 GHz sampai 2.483,50 GHz. Dengan begitu mengijinkan operasi dalam 11 channel (masing-masing 5 MHz), berpusat di frekuensi berikut:

  • Channel 1 – 2,412 GHz;
  • Channel 2 – 2,417 GHz;
  • Channel 3 – 2,422 GHz;
  • Channel 4 – 2,427 GHz;
  • Channel 5 – 2,432 GHz;
  • Channel 6 – 2,437 GHz;
  • Channel 7 – 2,442 GHz;
  • Channel 8 – 2,447 GHz;
  • Channel 9 – 2,452 GHz;
  • Channel 10 – 2,457 GHz;
  • Channel 11 – 2,462 GHz

Secara teknis operasional, Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLAN (wireless local area network). Dengan kata lain, Wi-Fi adalah sertifikasi merek dagang yang diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (internet) yang bekerja di jaringan WLAN dan sudah memenuhi kualitas kapasitas interoperasi yang dipersyaratkan.

Teknologi internet berbasis Wi-Fi dibuat dan dikembangkan sekelompok insinyur Amerika Serikat yang bekerja pada Institute of Electrical and Electronis Engineers (IEEE) berdasarkan standar teknis perangkat bernomor 802.11b, 802.11a dan 802.16. Perangkat Wi-Fi sebenarnya tidak hanya mampu bekerja di jaringan WLAN, tetapi juga di jaringan Wireless Metropolitan Area Network (WMAN).

Karena perangkat dengan standar teknis 802.11b diperuntukkan bagi perangkat WLAN yang digunakan di frekuensi 2,4 GHz atau yang lazim disebut frekuensi ISM (Industrial, Scientific dan Medical). Sedang untuk perangkat yang berstandar teknis 802.11a dan 802.16 diperuntukkan bagi perangkat WMAN atau juga disebut Wi-Max, yang bekerja di sekitar pita frekuensi 5 GHz.

Tingginya animo masyarakat—khususnya di kalangan komunitas Internet—menggunakan teknologi Wi-Fi dikarenakan paling tidak dua faktor. Pertama, kemudahan akses. Artinya, para pengguna dalam satu area dapat mengakses Internet secara bersamaan tanpa perlu direpotkan dengan kabel.

Konsekuensinya, pengguna yang ingin melakukan surfing atau browsing berita dan informasi di Internet, cukup membawa PDA (pocket digital assistance) atau laptop berkemampuan Wi-Fi ke tempat di mana terdapat access point atau hotspot.

Menjamurnya hotspot di tempat-tempat tersebut—yang dibangun oleh operator telekomunikasi, penyedia jasa Internet bahkan orang perorangan—dipicu faktor kedua, yakni karena biaya pembangunannya yang relatif murah atau hanya berkisar 300 dollar Amerika Serikat.

Peningkatan kuantitas pengguna Internet berbasis teknologi Wi-Fi yang semakin menggejala di berbagai belahan dunia, telah mendorong Internet service providers (ISP) membangun hotspot yang di kota-kota besar dunia.

Beberapa pengamat bahkan telah memprediksi pada tahun 2006, akan terdapat hotspot sebanyak 800.000 di negara-negara Eropa, 530.000 di Amerika Serikat dan satu juta di negara-negara Asia.

Keseluruhan jumlah penghasilan yang diperoleh Amerika Serikat dan negara-negara Eropa dari bisnis Internet berbasis teknologi Wi-Fi hingga akhir tahun 2003 diperkirakan berjumlah 5.4 trilliun dollar Amerika, atau meningkat sebesar 33 miliar dollar Amerika dari tahun 2002 (www.analysys.com).

Berkas:Wifig.jpg

Wi-Fi dalam bentuk PCI

Apabila komputer kita sudah terpasang modem dan sudah terinstal drivernya, maka kita sudah bisa mulai terhubung dengan internet dengan beberapa pilihan:

  1. Melalui jaringan telepon secara langsung (dial up).
  2. Melalui jaringan GPRS GSM.
  3. Melalui jaringan CDMA.
  4. Melalui jaringan
    Wifi.
  5. Dengan jaringan TV Kabel.
  6. ISDN dan ADSL.

Wireless network adapter

Agar komputer bisa terhubung dengan suatu jaringan atau network, berarti komputer tersebut membutuhkan suatu alat khusus. Alat khusus yang dirancang untuk mengubah, mengirim, dan menerima data, dari dan ke jaringan. Alat ini biasa di sebut dengan Network Adapter. Agar komputer bisa menangkap, mengenali, mengirim, dan menerima data, ke dan dari jaringan tanpa kabel/nirkabel alias wireless network, berarti komputer tersebut membutuhkan wireless network adapter. Didalam wireless adapter, terdapat transmitter yang berfungsi untuk mengirimkan sinyal radio, dan receiver yang berfungsi untuk menerima gelombang atau sinyal. Ada banyak jenis, tipe, merek, dan bentuk wireless adapter. Kemampuan, kelebihan, kekurangan, dan kualitas juga beda-beda.

Baca Juga:  Sikap Tangan Saat Perkenaan Pada Tengkuk Adalah

Hampir semua laptop keluaran baru memiliki modul wireless adapter pada mini PC Cardnya, wireless internal adapter built-in. Modul ini di tempatkan secara langsung di motherboard. Laptop-laptop yang menyertakan modul wireless adapter di motherboardnya, umumnya menyertakan tombol untuk menghidupkan dan mematikan fungsi ini.

Wireless adapter umumnya di tempatkan pada salah satu dari port input/output (I/O port) di komputer. Misalnya pada expansion card slot, atau pada socket yang terdapat pada motherboard, atau pada socket PCMCIA, atau juga pada socket USB. Wireless adapater yang berbentuk PC Card biasanya paling cocok untuk PC. Sedang USB adapter, bisanya paling pas untuk laptop.

Hardware Wi-Fi yang ada di pasaran saat ini ada berupa:

  • PCI
  • USB
  • PCMCIA
  • Compact Flash

Berkas:Wifiusbg.jpg

Wi-fi dalam bentuk USB

WiFi repeater dan extender

Di dalam dunia jaringan komputer wireless, selain router dan access point ada juga yang disebut dengan wireless repeater. Wireless repeater/amplifier adalah sebuah perangkat jaringan yang berfungsi untuk memperkuat sinyal yang keluar dari router atau access point. Jadi jika sinyal yang keluar dari router atau access point dirasakan kurang kuat di suatu area di dalam rumah atau gedung kantor anda dikarenakan jaraknya atau banyaknya hal-hal yang mengganggu kualitas sinyal, anda bisa menggunakan wireless repeater ini untuk memperkuat sinyalnya.

Wireless range extender dan wireless repeater fungsinya sama-sama memperkuat sinyal, tapi wireless range extender ini memiliki kekurangan dibandingkan wireless repeater karena sinyal yang dipancarkannya ditampilkan dengan nama network yang berbeda. Jadi jika anda sedang berada di luar jangkauan dari sinyal asli yang keluar dari router atau access point, maka anda harus konek lagi ke jaringan dengan nama network yang berbeda. Bentuk fisik umumnya jenis outdoor atau indoor, mini stick atau plug-in dengan jangkauan antena yang berbeda pula.

Antena WiFi

Secara umumnya, fungsi dari antena WiFi adalah untuk menerima sekaligus menyalurkan sinyal WiFi ke gadget, laptop, maupun komputer. Seiring dengan perkembangan teknologi, kini telah ada beberapa jenis antena WiFi sesuai kebutuhan.

  1. Antena Grid. Secara fisik, bentuk dari antena ini seperti jaring parabolic. Sayangnya, cakupan dari antena ini hanya searah. Selain itu, dibutuhkan antena pemancar yang diletakkan di tempat lain agar antena ini dapat menangkap sinyal WiFi. Saat antena grid diletakkan mengarah pada antena pemancar maka diperoleh sinyal yang kuat. Adapun fungsi dari antena grid adalah menerima sekaligus mengirimkan sinyal data yang diperolehnya dengan menggunakan sistem gelombang radio. Ada dua frekuensi dari sistem gelombang radio yang digunakan pada antena ini, yaitu 2.4 GHz dan 5 GHz.
  2. Antena Omni. Untuk antena jenis ini, bentuknya mirip tongkat dengan ukuran lebih kecil. Dibandingkan antena grid, cakupan antena omni lebih luas dan menyebar ke semua arah dengan membentuk semacam lingkaran. Namun, meskipun cakupannya cukup luas, jangkauannya tetaplah pendek. Biasanya, antena ini digunakan oleh sekolah-sekolah, supermarket, perkantoran, bahkan warung tenda yang menyediakan WiFi.
  3. Antena Sectoral Jenis antena pemancar wifi yang mirip dengan antena omni ini mampu menampung 5 klien sekaligus. Antena ini mempunyai cakupan yang tidak begitu luas, namun mampu menjangkau jarak lebih jauh. Pada umumnya, antena ini dipasang secara vertikal dengan sectoral sudut hingga 120 derajat. Namun, tak jarang juga yang memasangnya secara horisontal. Antena sectoral ini biasanya digunakan oleh tower GSM HP.
  4. Antena Yagi. Prinsip kerja dari jenis antena pemancar wifi yang mempunyai bentuk seperti susunan tulang ikan ini hampir sama dengan antena grid. Cakupan yang dimilikinya hanya searah sehingga harus diarahkan pada antena pemancar di tempat lain. Perbedaan mencolok antara antena yagi dan grid terletak pada bentuk dan penggunaannya. Tidak seperti antena grid, antena yagi terdiri dari tiga bagian, yaitu driven, reflector, dan director. Antena yagi juga sangat jarang digunakan dalam sebuah jaringan.
  5. Antena PVC. Jenis antena pemancar wifi ini terbuat dari pipa PVC yang dilapisi alumunium foil. Tak heran jika antena ini tidak akan berkarat meskipun dipasang di luar ruangan. Keunggulan lainnya adalah tahan terhadap berbagai cuaca serta mudah saat dipasang. Sayangnya, antena ini hanya bisa mencakup sinyal dalam jarak dekat, sekitar 200 hingga 300 meter saja.
  6. Antena 8 Quad. Pada dasarnya, jenis antena pemancar wifi ini merupakan bagian dari antena sectoral. Sebab, pola radiasinya masih dalam satu arah jika dibuat sudut arah yang lebar. Biasanya, antena ini sering digunakan untuk antena access point saat klien berada di sebuah area.
  7. Antena Wajan Bolic. Sesuai namanya, jenis antena pemancar wifi mirip parabola, di mana bahan untuk parabolic discnya menggunakan wajan. Antena ini digunakan untuk memperkuat sinyal yang berasal dari hotspot dengan jarak jauh dan susah ditangkap USB wireless adapter.

Ada 2 mode akses koneksi Wi-fi, yaitu

Ad-Hoc

Mode koneksi ini adalah mode di mana beberapa komputer terhubung secara langsung, atau lebih dikenal dengan istilah Peer-to-Peer. Keuntungannya, lebih murah dan praktis bila yang terkoneksi hanya 2 atau 3 komputer, tanpa harus membeli access point.

Infrastruktur

Menggunakan Access Point yang berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data, sehingga memungkinkan banyak Client dapat saling terhubung melalui jaringan (Network).

World Health Organization (WHO) menyatakan, “tidak ada risiko setelah terpapar jaringan wi-fi tingkat rendah dan jangka panjang,” dan United Kingdom Health Protection Agency melaporkan bahwa terpapar Wi-Fi selama setahun “sama seperti terpapar radiasi dari panggilan telepon genggam selama 20 menit”.[39][40]

Sejumlah kecil pengguna Wi-Fi telah melaporkan masalah kesehatan setelah berkali-kali terpapar dan memakai Wi-Fi,[41] meski belum ada publikasi mengenai dampak apapun dalam studi buta rangkap. Sebuah studi yang melibatkan 725 orang penderita hipersensitivitas elektromagnetik mengaku tidak menemukan bukti atas klaim mereka.[42]

Sebuah studi berspekulasi bahwa “laptop (mode Wi-Fi) di pangkuan dekat buah zakar dapat menurunkan fertilitas pria”.[43] Studi lainnya menemukan memori kerja yang menurun di kalangan pria saat terpapar Wi-Fi.[44]

  • Daftar saluran WLAN
  • San Francisco Digital Inclusion Strategy
  • Dukungan sistem operasi Wi-Fi
  • WiMAX
  • Super Wi-Fi
  • Li-Fi

  1. ^

    What is Wi-Fi? – A Word Definition From the Webopedia Computer Dictionary

  2. ^

    http://sviehb.files.wordpress.com/2011/12/viehboeck_wps.pdf

  3. ^

    “Wi-Fi (wireless networking technology)”. Encyclopædia Britannica. Diakses tanggal
    2010-02-03
    .



  4. ^

    Ben Charny (December 6, 2002). “CNET Vision series”. CNET. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-08-26. Diakses tanggal
    2011-10-14
    .



  5. ^

    Olga Kharif (April 1, 2003). “Paving the Airwaves for Wi-Fi”. Bloomberg Businessweek. Diakses tanggal
    2011-10-14
    .



  6. ^

    IEEE-SA – IEEE 802.11 and Amendments Patent Letters of Assurance

  7. ^

    David Sygall. “How Australia’s top scientist earned millions from Wi-Fi”. The Sydney Morning Herald, December 7, 2009.
  8. ^
    a
    b

    Moses, Asher (June 1, 2010). “CSIRO to reap ‘lazy billion’ from world’s biggest tech companies”. The Age. Melbourne. Diakses tanggal
    8 June
    2010
    .



  9. ^

    “World changing Aussie inventions – Australian Geographic”. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-12-15. Diakses tanggal
    2012-08-21
    .



  10. ^

    How the Aussie government “invented WiFi” and sued its way to $430 million | Ars Technica

  11. ^

    “Australia’s Biggest Patent Troll Goes After AT&T, Verizon and T-Mobile”. CBS News.



  12. ^

    Australian scientists cash in on Wi-Fi invention: SMH 1 April 2012

  13. ^

    CSIRO wins legal battle over Wi-Fi patent: ABC 1 April 2012

  14. ^

    “Wi-Fi Alliance: Organization”. Official industry association web site. Diakses tanggal
    August 23,
    2011
    .



  15. ^

    US Patent and Trademark Office.Artikel dengan pernyataan yang tidak disertai rujukan[dibutuhkan verifikasi sumber]
  16. ^
    a
    b

    “WiFi isn’t short for “Wireless Fidelity“. boingboing.net. 2005-11-08. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-12-21. Diakses tanggal
    2007-08-31
    .



  17. ^


    “Wireless Fidelity’ Debunked”. Wi-Fi Planet. 2007-04-27. Diakses tanggal
    2007-08-31
    .



  18. ^

    “What is the True Meaning of Wi-Fi?”. Teleclick. Diakses tanggal
    2007-08-31
    .


  19. ^
    a
    b

    “Securing Wi-Fi Wireless Networks with Today’s Technologies”
    (PDF). Wi-Fi Alliance. 2003-02-06. Diarsipkan dari versi asli
    (PDF)
    tanggal 2008-12-05. Diakses tanggal
    2009-11-30
    .



  20. ^

    “WPA Deployment Guidelines for Public Access Wi-Fi Networks”
    (PDF). Wi-Fi Alliance. 2004-10-28. Diarsipkan dari versi asli
    (PDF)
    tanggal 2007-03-06. Diakses tanggal
    2009-11-30
    .



  21. ^

    The Wi-Fi Alliance also developed technology that expanded the applicability of Wi-Fi, including a simple set up protocol (Wi-Fi Protected Set Up) and a peer to peer connectivity technology (Wi-Fi Peer to Peer) “Wi-Fi Alliance: Organization”. www.wi-fi.org. Diakses tanggal
    2009-10-22
    .



  22. ^

    “Wi-Fi Alliance: White Papers”. www.wi-fi.org. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2009-10-07. Diakses tanggal
    2009-10-22
    .



  23. ^


    “Wi-Fi Alliance: Programs”. www.wi-fi.org. Diakses tanggal
    2009-10-22
    .



  24. ^

    “Mifi vs Joikuspot”. mificlub.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2010-10-01. Diakses tanggal
    2010-10-09
    .



  25. ^

    The Telegraph – Say hello to India’s first wirefree city

  26. ^

    “Sunnyvale Uses MetroFi”. unstrung.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2008-12-27. Diakses tanggal
    2008-07-16
    .



  27. ^

    “Minneapolis moves ahead with wireless”. The Star Tribune. December 5, 2010. Diakses tanggal
    December 5,
    2010
    .



  28. ^

    “London-wide wi-fi by 2012 pledge”. BBC News. 2010-05-19. Diakses tanggal
    2010-05-19
    .



  29. ^

    “City of London Fires Up Europe’s Most Advanced Wi-Fi Network”. www.govtech.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2008-09-07. Diakses tanggal
    2007-05-14
    .



  30. ^

    “London gets a mile of free Wi-Fi”. .zdnet.co.uk. Diakses tanggal 200-04-18.



  31. ^

    “Seoul Moves to Provide Free City-Wide WiFi Service”. VOANEWS.COM. Diakses tanggal
    1 April
    2012
    .



  32. ^

    Deb Smit (October 5, 2011). “How Wi-Fi got its start on the campus of CMU, a true story”. Pop City Media. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-10-07. Diakses tanggal
    October 6,
    2011
    .



  33. ^

    “Wireless Andrew: Creating the World’s First Wireless Campus”. Carnegie Mellon University. 2007. Diakses tanggal
    October 6,
    2011
    .



  34. ^

    Wolter Lemstra; Vic Hayes; John Groenewegen (2010). The innovation journey of Wi-Fi: the road to global success. Cambridge University Press. hlm. 121. ISBN 978-0-521-19971-1. Diakses tanggal
    October 6,
    2011
    .



  35. ^

    “About the University”. Drexel.edu. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-10-19. Diakses tanggal
    2011-10-14
    .



  36. ^

    “Wireless Home Networking with Virtual WiFi Hotspot”. Techsansar.com. 2011-01-24. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-08-30. Diakses tanggal
    2011-10-14
    .



  37. ^

    “Wi-Fi Direct allows device-to-device links”. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2009-10-23. Diakses tanggal
    2012-08-22
    .



  38. ^

    “Wi-Fi gets personal: Groundbreaking Wi-Fi Direct launches today”. WiFi Alliance. 2010-10-25. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2010-10-30. Diakses tanggal
    2011-01-15
    .



  39. ^

    “Q&A: Wi-fi health concerns”. BBC News. 2007-05-21. Diakses tanggal
    2011-10-14
    .



  40. ^

    “Electromagnetic Hypersensitivity (EMS)” Diarsipkan 2010-09-19 di Wayback Machine., 2011

  41. ^

    “Official website”. Globalnews.ca. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-05-15. Diakses tanggal
    2011-10-14
    .



  42. ^

    Electromagnetic Hypersensitivity: A Systematic Review of Provocation Studies “, 2005”. Psychosomaticmedicine.org. 2005-03-01. Diakses tanggal
    2011-10-14
    .



  43. ^

    Avendaño C, Mata A, Juarez Villanueva AM, Martinez VS, Sanchez Sarmiento CA (2010) “Laptop expositions affect motility and induce DNA fragmentation in human spermatozoa in vitro by a non-thermal effect: a preliminary report” American Society for Reproductive Medicine, 66th Annual Meeting: O-249.

  44. ^

    Papageorgiou CC, Hountala CD, Maganioti AE, Kyprianou MA, Rabavilas AD, Papadimitriou GN, Capsalis CN (2011) “Effects of wi-fi signals on the p300 component of event-related potentials during an auditory hayling task” J Integr Neurosci.
    10(2): 189-202; PMID 21714138.
Baca Juga:  Interval Nada Pada Tangga Nada C Mayor Adalah
  • Wireless Networking in the Developing World (PDF book)

Nets, Webs and the Information Infrastructure

  • The Wi-Fi Alliance
  • List of Wi-Fi certified products[pranala nonaktif permanen]

Diperoleh dari “https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Wi-Fi&oldid=19689265”


Page 2

2G
(atau 2-G) adalah singkatan dari teknologi generasi kedua telepon seluler. Teknologi seluler ini hadir menggantikan teknologi seluler pertama, 1G yang menggunakan sistem analog seperti AMPS (Advanced Mobile Phone System). 2G merupakan jaringan telekomunikasi seluler yang diluncurkan secara komersial pada jaringan GSM standar di Finlandia oleh Radiolinja (sekarang bagian dari Elisa) pada tahun 1991. Berbeda dengan 1G, 2G menggunakan sistem digital. Selain melayani komunikasi suara, 2G juga dapat melayani komunikasi teks, yakni SMS.

Cara kerja teknologi ini adalah dengan membagi alokasi frekuensi radio berdasarkan satuan waktu. Teknologi TDMA dapat melayani tiga sesi peneleponan sekaligus dengan melakukan pengulangan pada irisan-irisan satuan waktu dalam satu channel radio. Jadi, sebuah channel frekuensi dapat melayani tiga sesi peneleponan pada jeda waktu yang berbeda, tetapi tetap berpola dan berkesinambungan. Dengan merangkaikan seluruh bagian waktu tersebut, maka akan terbentuk sebuah sesi komunikasi.

Personal Digital Cellular (PDC)

PDC memiliki cara kerja yang relatif sama dengan TDMA. Perbedaannya adalah area implementasinya. TDMA lebih banyak digunakan di Amerika Serikat, sedangkan PDC banyak diimplementasikan di Jepang

iDEN

iDEN merupakan teknologi yang hanya digunakan di perangkat dengan merk tertentu (proprietary technology FBR). Teknologi ini merupakan milik perusahaan teknologi komunikasi terbesar di Amerika, Motorola, yang kemudian dipopulerkan oleh perusahaan Nextel. iDEN berbasis teknologi TDMA dengan arsitektur GSM yang bekerja pada frekuensi 800 MHz. Umumnya digunakan untuk aplikasi Private Mobile Radio (PMR) dan “Push-to-Talk”.

Digital European Cordless Telephone (DECT)

DECT yang berbasiskan teknologi TDMA difokuskan untuk keperluan bisnis dengan skala enterprise, bukan skala service provider yang melayani pengguna dalam jumlah yang sangat banyak. Contoh dari aplikasi teknologi ini adalah wireless PBX, dan interkom antar telepon wireless. Ukuran sell radio yang tidak terlalu besar menyebabkan teknologi ini hanya digunakan dalam rentang yang terbatas. Meskipun demikian, teknologi DECT mengalokasikan bandwidth frekuensi yang lebar, yaitu sekitar 32 Kbps per channel. Pengalokasian bandwidth frekuensi yang lebar ini menghasilkan kualitas suara atau data yang lebih baik dalam format standar ISDN.

Personal Handphone Service (PHPS)

PHS merupakan teknologi yang dikembangkan dan diimplementasikan di Jepang. Teknologi ini tidak berbeda jauh dari DECT yang juga mengalokasikan 32 Kbps channel untuk menjaga kualitasnya. Teknologi ini difokuskan untuk kepentingan di dalam lingkungan populasi tinggi sehingga coverage area FBR tidak terlalu luas. Biasanya teknologi PHS menempatkan BTS di lokasi sekitar area keramaian, seperti mall, dan perkantoran.

IS-95 CDMA (CDMAone)

CDMAone berbeda dengan teknologi 2G lainnya karena teknologi ini berbasis Code Division Multiple Access (CDMA). Teknologi ini meningkatkan kapasitas sesi peneleponan dengan menggunakan sebuah metode pengkodean yang unik untuk setiap kanal frekuensi yang digunakannya. Dengan adanya sistem pengkodean ini, maka lalu-lintas dan alokasi waktu masing-masing sesi dapat diatur. Frekuensi yang digunakan pada teknologi ini adalah 800 MHz. Namun, terdapat varian lain yang berada di frekuensi 1900 MHz.

Global System for Mobile (GSM)

Teknologi GSM menggunakan sistem TDMA dengan alokasi kurang lebih sekitar delapan pengguna di dalam satu channel frekuensi sebesar 200 KHz per satuan waktu. Awalnya, frekuensi yang digunakan adalah 900 MHz. Pada perkembangannya frekuensi yang digunakan adalah 1800 MHz dan 1900 MHz. Kelebihan dari GSM adalah interface yang lebih bagi para provider maupun para penggunanya. Selain itu, kemampuan roaming antarsesama provider membuat pengguna dapat bebas berkomunikasi.

Setelah 2G, lahirlah generasi 2,5G yang merupakan pengembangan dari 2 G. 2.5G mengaktifkan layanan kecepatan tinggi transfer data melalui jaringan 2G yang ada ditingkatkan. 2,5G adalah layanan komunikasi suara, sms dan data 153 kbps. Teknologi 2,5 G yang terkenal adalah GPRS (General Packet Radio Service) dan EDGE (Enhanced Data for GSM Evolution). Generasi 3 atau 3G merupakan teknologi terbaru dalam dunia seluler. Generasi ini lebih dikenal dengan sebutan WCDMA (Wideband – Coded Division Multiple Access). Kelebihan terletak pada kecepatan transfer data yang mencapai 384 kbps di luar ruangan dan 2 Mbps untuk aplikasi dalam ruangan. 3G menyediakan layanan multimedia seperti internet, video streaming, dan lain-lain. Pengembangan dari 3G adalah 3,5 G yang memiliki kecepatan transfer data 2 mbps. Kini, teknologi yang sedang berkembang di dunia adalah 4G. Teknologi 4G adalah kecepatan data berbasis 802.11b (11 mbps) bahkan 802.11g (54 mbps) dan untuk masa depan 802.11n (115 mbps).

  • Perbandingan teknologi 2G dengan 3G Diarsipkan 2008-10-20 di Wayback Machine.
  • Penjelasan mengenai teknologi 3G

Diperoleh dari “https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=2G&oldid=18969800”

Modem Internal Adalah Modem Yang Langsung Terpasang Ke

Sumber: https://berikutyang.com/modem-khusus-yang-dirancang-untuk-tv-kabel-adalah-brainly